📖 Pendahuluan

Ditelan ikan besar setelah kabur dari dakwah, beristighfar dalam perut ikan: "La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin", diluarkan ke pantai, kaumnya beriman.

📜 Kisah Nabi Yunus AS - Sahib al-Hut

Bagian 1

Yunus (Zun-nun) dikirim ke Nineveh (Mausil, Irak). Kaum durhaka, Yunus putus asa dan pergi tanpa izin Allah (kabur). Naik kapal, badai besar. Undian (qur'ah) 3x, Yunus kalah. Dilontarkan ke laut.

Bagian 2

Ikan besar (hut) menelan Yunus perintah Allah. Di perut ikan: gelap 3 lapis (perut ikan, laut, malam). Yunus beristighfar: "Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu min aẓ-ẓālimīn (Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang zalim)." (QS. Al-Anbiya: 87)

Bagian 3

Allah kabulkan doa: "Fasta'jabnā lahū wa najjaynāhu min al-gham (Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kesusahan)." Ikan mengeluarkan Yunus ke pantai. Yunus sakit, tumbuh pohon labu (yaqtin) menutupi, air mata & air laut menyembuhkan.

Bagian 4

Yunus kembali ke Nineveh. Kaum sudah beriman (lebih 100 ribu). Allah: "Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfīn aw yazīdūn (Dan Kami utus dia ke 100 ribu orang atau lebih)." (QS. As-Saffat: 147)

💡 Pelajaran & Hikmah

Kabur dari tugas = ujian berat. Istighfar di tempat paling gelap = penyelamatan. Sabar dakwah = hasil raksasa (100 ribu+ beriman). Allah Maha Pengampun.