Bagian 1
Nabi Nuh AS dikirim ke kaumnya yang sudah menyembah berhala (Wadd, Suwa, Yaghuts, Ya'uq, Nasr) selama 950 tahun. Beliau berseru pagi dan malam, secara terbuka dan diam-diam, tapi kaumnya semakin lari, menutup telinga, dan menyamarkan diri.
Bagian 2
Nuh berdoa: "Rabb, janganlah Engkau tinggalkan di bumi orang kafir pun satu pun." Allah memerintahkan Nuh membangun bahtera di bawah pengawasan dan wahyu-Nya. Kaumnya menertawakan Nuh yang membangun bahtera di daratan kering.
Bagian 3
Apabila perintah Allah datang dan air pancuran (tanur) memancar, Naiklah ke dalam bahtera sepasang-sepasang dari setiap jenis, dan keluargamu kecuali orang yang sudah ditetapkan azabnya, dan orang-orang yang beriman. Dan tidak beriman bersamanya kecuali segelintir orang. (QS. Hud: 40)
Bagian 4
Banjir besar terjadi: langit dibuka dengan air yang mencurah, bumi memancarkan air. Bahtera berlayu di atas gelombang seperti gunung. Putra Nuh yang kafir (Kan'an) menolak naik bahtera dan tenggelam. Setelah air surut, bahtera berlabuh di Gunung Judi. Nuh dan pengikutnya keluar, memulai kehidupan baru.