Bagian 1
Ilyas dikirim ke Kerajaan Israel Utara (Samaria) di zaman Raja Akhab dan Ratu Izevel yang menyembah Ba'al (berhala hujan/kelapa sawit). Kaum meninggalkan Allah, membangun kuil Ba'al, membunuh nabi-nabi Allah.
Bagian 2
Ilyas berdoa agar hujan tidak turun. Kekeringan parah 3,5 tahun. Raja Akhab mencari Ilyas. Ilyas menghadapi 450 pendeta Ba'al di Gunung Karmel. Tantangan: "Sembelihkan sapi, jangan nyalakan api. Tuhan yang menjawab dengan api = Tuhan yang hak."
Bagian 3
Pendeta Ba'al berteriak seharian, menebak-nebat, melukai diri - tidak ada jawab. Ilyas memperbaiki altar Allah, menyiram sapi + kayu dengan air 3x (sampai genang). Berdoa singkat. Api Allah turun, memakan sapi, kayu, batu, debu, mengeringkan air di parit.
Bagian 4
Orang-orang: "Allah-lah Tuhan, Allah-lah Tuhan!" Ilyas memerintahkan bunuh pendeta Ba'al. Ilyas berdoa, hujan turun deras. Izevel ancam bunuh Ilyas. Ilyas lari ke Gunung Horeb. Allah berbicara dengan suara pelan (bukan angin/gempa/api). Ilyas diutus salin Elisya. Ilyas dinaikkan ke langit badai (2 Raja 2:11).