Bagian 1
Nabi Ayub AS kaya raya, banyak harta, anak, sehat. Allah menguji: harta hilang (diberi tahu kebakaran, dirampas), anak-anak meninggal (rumah roboh), penyakit kulit parah (kudis) menahun seluruh tubuh kecuali hati dan lisan. Istri menjual rambutnya untuk nafkah.
Bagian 2
Teman-teman dan orang-orang menjauhi. Hanya istri yang setia. Ayub bersabar 18 tahun (beberapa riwayat 7 th). Beliau tidak keluh ke makhluk, hanya berdoa: "Annī massaniyyaḍ-ḍurru wa anta arḥamur-rāḥimīn (Sesungguhnya aku ditimpa kesusahan, dan Engkaulah Tuhan yang Maha Penyayang)." (QS. Al-Anbiya: 83)
Bagian 3
Allah kabulkan doa: "Urkut bi-rijlika hāżā mushtaqqum bāridun wa syarāb (Pukulkanlah kakimu ke tanah, inilah air mandi yang sejuk dan minuman)." Air memancar, Ayub mandi dan minum, penyakit sembuh total, kulit jadi baru seperti bayi.
Bagian 4
Allah kembalikan harta lipat ganda (emas berujung seperti jalaan), anak-anak digantikan (7 putra 7 putri), usia panjang. Istri yang setia dikaruniai keindahan dan keturunan.